"Koperasi merupakan salah satu bentuk kelembagaan usaha yang memiliki
ciri double identity.
Ciri ini menjelaskan bahwa para anggota koperasi merupakan para owner sekaligus customer dari lembaga tersebut. Koperasi menjangkau sekaligus dua dimensi yang berbeda yaitu ekonomi dan sosial sebagai identitas koperasi. " (ICA, 1995)

Kamis, 27 September 2012

5000 Tusuk Sate Kelinci pada Gebyar Bulan Bakti Peternakan 26 September 2012

Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian menyelenggarakan puncak acara Hari Lahir dan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan di Kampus Unpad, Jatinagor, Rabu (26/9).

Acara yang mengusung tema “Dengan Semangat Reformasi Birokrasi, Kita Wujudkan Swasemba Daging Sapi dan Kerbau Tahun 2014 dan Penyediaan Pangan Hewani Yang Aman, Sehat, Utuh, Dan Halal (ASUH)” ini sudah dimulai sejak 26 Agustus lalu.

“Dalam rangkaian selama satu bulan ini, kita melaksanakan 24 agenda,” ujar Ketua Panitia, Sekeretaris Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dr. Ir. Riwantoro MM.

Agenda tersebut di antaranya peluncuran ayam sembawa, pencanangan swasembada sapi tahun 2013, musyawarah Himpuli (Himpunan Mahasiswa Peternak Unggas Seluruh Indonesia), gerakan penanaman pakan ternak berkualitas di seluruh provinsi, vaksinasi rabies di Morotai dan Sukabumi, pengobatan dan vaksinasi antrax di Maros, dan pengobatan penyakit rabies di Bangka Belitung.

Dalam kesempatan ini, turut hadir Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat, Ir. Wawan Ridwan, M.Ma yang mewakili Gubernur Jawa Barat. Menurutnya, usaha peternakan semakin maju di Jawa Barat karena kondisi agro ekosistem yang cocok, infrastruktur yang memadai, dan besarnya konsumsi seiring pertambahan jumlah populasi. Usaha peternakan pun kian dianggap memberikan keuntungan, sehingga menarik minat masyarakat. Terbukti jumlah pelaku mencapai 60% dari seluruh tenaga kerja di sektor pertanian.

“Jawa Barat menempati urutan 3 populasi ternak terbesar di Indonesia,” ujarnya.

Ia mendukung program swasembada daging secara nasional. Masyarakat memang masih bergantung 30% impor daging, 70% impor susu. Pengusaha dalam negeri pun perlu dibenahi untuk mengurangi ketergantungan import yang angkanya mencapai 70%. Untuk itu, pemerintah Jawa Barat melanjutkan program 1 juta sapi dan 1 juta domba kambing pada 2013.

“Konsumsi lah daging lokal karena lebih sehat, halal, dan segar,” pesannya diakhir sambutan.

Acara ini juga dihadiri Wakil Komisi IV DPR RI, Rektor Universitas Padjajaran, Kepala OPB Provinsi Jawa Barat, kepala dinas yang membidangi peternakan seluruh Indonesia, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten se-Jawa Barat, pimpinan Bank Mandiri, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan, Dekan Fakultas Peternakan, dan mahasiswa dari jurusan terkait. Sebagai bentuk dukungan program peningkatan konsumsi ternak lokal, diadakan kegiatan makan sate kelinci bersama 5000 tusuk dan minum susu bersama yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian, Wakil Komisi IV DPR RI, dan Rektor Universitas Padjajaran.
Sumber :  bisnis-jabar.com
Ada kesalahan di dalam gadget ini